Tidak
gampang melewati hari-hari tanpa dosa karena kita bukanlah malaikat
yang terjaga dari dosa. Dosa merupakan sesuatu yang tidak bisa dihindari
selama kita hidup di dunia. Karena itu, Tuhan membuka pintu tobat
sebesar-besarnya. Karya-karya kita yang bermanfaat untuk orang banyak
bukanlah alat tukar untuk dosa, melainkan sebuah harapan untuk
diampuninya dosa. Karena itu, meskipun saat ini kita berdosa, berkarya
adalah bentuk kesungguhan kita menghapus dosa.
Karya
Bambang Trimansyah ini disusun berdasarkan kisah nyata dari dua orang
yang berhasil membangun hidup dan bangkit dari kesalahan dan dosa masa
lalunya, Aa Gym dan Julianto Eka Putra. ‘Orang-orang Berdosa Ingin
Berkarya’ dipenuhi dengan pemikiran yang mendalam dan banyak motivasi
praktis seperti menunjukkan kepada kita bagaimana untuk membangkitkan
harapan mengenai kehidupan, memahami arti dosa yang sesungguhnya dalam
hidup, mengubah perasaan berdosa menjadi sebuah karya nyata.
Selain
kedua tokoh diatas terdapat juga cerita-cerita hebat dari tokoh
internasional seperti Kishan Shrikanth (Sutradara film termuda) Jerry
yang (Pendiri Yahoo.com) Mohammad Ibrahim (Penggagas Good Governance Di
Afrika) dan lain-lain. Mereka semua adalah orang-orang yang tak luput
dari dosa, tapi karya nyata mereka telah membuka mata dunia.
Saya
percaya berkarya merupakan fitrah dari manusia oleh karena itu
dikaruniai akal dan pikiran oleh Allah SWT. Berdosa adalah kondisi yang
tidak dapat dihindari kata kuncinya tobat. Banyak orang berdosa alhasil
mereka terpuruk dengan dosanya. Sebaliknya banyak juga berbenah diri
dengan merenungi dosanya serta bangkit kemudian berkarya sehingga
bermanfaat untuk orang lain.
Meskipun
terjerumus dalam dosa, semangat berkarya tidak boleh padam. Kunci
berkarya adalah focus pada potensi, bakat dan kemampuan kita karena umur
kita terbatas. Jadi maukah kita berserah pada kehendak Tuhan,
membiarkan Dia bebas berkarya di dalam diri kita untuk menjadikan kita
berguna bagi yang lain.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar